RSS

PLN o PLN

11 May

mati-lampuAku sadar, sesadar-sadarnya kalau judulnya seperti kisah asmara pungguk merindukan bulan. Ya, ketika sekelas pejabat NKRI plus pejabat teras dari negara-negara sahabat anggota APEC aja bisa mengalami kesialan akibat ulah salah satu anak emas BUMN milik negara tercinta ini, bagaimana dengan aku dan kalian yang hanya debu kecil di negara yang sekali lagi tercinta ini, bukankah akan menjadi bulan-bulanan dari Perusahaan Negara yang seharusnya menerangi Indonesia ini, dan yang karyawan fresh graduate-nya bisa bergaji 2x PNS golongan tiga. Padahal mereka sering mengaku selalu merugi, mereka sering mengaku kekurangan dana sampai tidak bisa memperbaiki mesin-mesin yang rusak. Dan ketika ditanya, jawabnya sering menyalahkan umat. Mulai dari pemakaian umat yang berlebihan, kerusakan mesin yang anehnya kok bisa rusak tanpa diantisipasi sebelumnya, bukankah karena ini layanan publik seharusnya sudah disiapkan jauh hari antisipasi gangguan layanannya, bahkan yang menyedihkan dan alasan yang sangat tolol permainan tradisional layangan termasuk menjadi alasan mereka memadamkan listrik.

Khusus di kotaku yang tercinta yang aku percaya masih bagian dari NKRI, sudah tidak terkatakan lagi bagaimana buruknya pelayanan Perusahaan Lilin Negara Perusahaan Listrik Negara. Kalau aku lihat dan aku dengar, di kotaku masalah listrik cenderung diselesaikan dengan tambal sulam. Bahkan ketika postingan ini dibuat saja, listrik sudah padam lebih dari 5 kali dengan durasi pemadaman jauh lebih lama dari durasi hidupnya. Entah sudah berapa kali aku komplain ke PLN, sampai-sampai nomor telepon pengaduan PLN di kotaku selalu sibuk yang aku percaya gagang teleponnya pasti sudah digantung, karena mereka memang sudah tidak sanggup menerima lagi pengaduan masyarakat. Dan entah sudah berapa kali masyarakat demo di kantornya PLN, jawabannya selalu sama dari tahun ke tahun. Haruskah aku, kami dan kita membuat petisi online tentang buruknya kinerja PLN di kotaku untuk mengangkat isu ini lagi? lagi? dan lagi?. 👿

Yang aku heran, lambatnya Lembaga Eksekutif dan Legislatif di daerahku untuk mencari solusi dalam masalah ini. Bahkan di DPRD yang terhormat Pansus Penyelidikan Pemadaman Listrik saja baru dibentuk di beberapa bulan akhir masa jabatan periode 2009-2014. Dan aku percaya tidak akan ada solusinya. Mungkin karena tipisnya rasa percayaku untuk penyelesaian masalah-masalah yang ada selama ini, apalagi untuk masalah listrik yang sebenarnya di luar kemampuan ranah wewenang para bapak dan ibu anggota dewan daerah yang terhormat.

Sudah tidak terhitung pengorbanan masyarakat, dan yang terakhir ketika sedang Ujian Nasional tingkat SMU, listrik di kotaku padam selama 2 hari berturut-turut. Juga sudah tidak terhitung berapa banyak perangkat elektronik rumah tangga yang harus rusak karena buruknya kualitas pelayanan kelistrikan, belum lagi kalau bicara skala industri baik yang besar, menengah maupun kecil yang keteteran dengan masalah listrik ini. Aku sudah pasti menyalahkan PLN sebagai sebuah Perusahaan Negara yang sudah puluhan tahun bergerak di bidang yang sama yaitu Pelayanan Kelistrikan bagi Masyarakat Indonesia. Semakin hari, semakin bobrok kinerjanya. 👿

Regards,

TZ

PS: gambar ilustrasi diambil dari sini

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on May 11, 2014 in Cerita, Umum

 

Tags: , , , , ,

2 responses to “PLN o PLN

  1. icha

    May 22, 2014 at 2:36 pm

    heheheee paling sebel kalau gak ada pemberitahuan dulu kak.. tiba2 listrik padam aja, gak jelas juga berapa lama padamnya..

     
  2. Tian Zega

    May 23, 2014 at 9:20 am

    @icha : iya beneran. sangat menjengkelkan. dan peralatan elektronik pun akan berumur sangat pendek.

     

Silahkan tinggalkan jejak anda...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: